Mengenal Lebih Dekat
Pesantren AQJ
Membangun peradaban Islam yang moderat, berwawasan global, dan berakar pada tradisi keilmuan klasik.
Ustadz Ayman Abdillah, Lc., M.A.
"Perjalanan panjang perjuangan ilmu dan dakwah Qur’ani."
Ustadz Mukhlis Biridho
"Menjaga arah keilmuan, manhaj, dan ruhiyah pesantren."
Pesantren AQJ lahir dari tekad menghadirkan lembaga pendidikan Islam yang berbasis Al-Qur’an, kokoh dalam akidah, kuat dalam ilmu, dan unggul dalam pembinaan akhlak sesuai Manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Fondasi ini dibangun melalui perjuangan dakwah, pengajaran, dan pembinaan generasi secara berkelanjutan.
Pijakan Utama:
- verifiedMenjaga kemurnian manhaj Salafus Shalih
- auto_storiesMenghidupkan kembali tradisi ilmu bersanad
- trending_upMencetak generasi yang adaptif dan beradab
Awal Perjuangan
Bermula dari majelis kecil dan halaqah Al-Qur’an di tengah masyarakat, perjuangan ini berkembang secara bertahap menjadi sistem pendidikan pesantren terpadu yang berorientasi pada pembinaan ilmu, adab, dan karakter Qur’ani.
Visi Terintegrasi
Menyatukan pendidikan diniyah, tahfidz Al-Qur’an, dan pendidikan formal dalam satu sistem pembinaan yang berkesinambungan, terarah, dan berkualitas.
Masa Depan Generasi
Berkomitmen mencetak lulusan yang siap mengabdi untuk agama, umat, dan bangsa, dengan kepribadian Qur’ani, akhlak mulia, dan tanggung jawab sosial.
Peran Strategis Dewan Pembina
Menjaga kualitas pendidikan dan kemurnian nilai-nilai di Pesantren AQJ.
school Ustadz Ayman Abdillah, Lc., M.A.
Alumnus Universitas Islam Madinah pada bidang Al-Qur’an, Ustadz Ayman Abdillah menginisiasi pendirian pesantren dengan menjadikan Tahfidz Al-Qur’an sebagai poros utama pendidikan. Beliau mengintegrasikan pengalaman akademik internasional dengan tradisi pesantren lokal untuk membangun sistem pendidikan Islam yang kokoh dalam akidah, kuat dalam ilmu, dan unggul dalam pembinaan akhlak.
psychology Ustadz Mukhlis Biridho
Sebagai Pembina, Ustadz Mukhlis Biridho berperan dalam menjaga kemurnian manhaj dan ruh pendidikan pesantren. Beliau fokus pada pembinaan kepribadian Muslim melalui penguatan tauhid, fikih ibadah, adab, dan tazkiyatun nafs, sehingga nilai-nilai keilmuan dapat tertanam secara utuh dalam diri santri.
